hp iphone

hp iphone
alat komunikasi

Kamis, 02 Juni 2022

PERAN ORANG TUA TERKAIT PENDAMPINGAN ANAK DALAM PEMBELAJARAN DARING DIMASA PANDEMI COVID 19

PERAN ORANG TUA TERKAIT PENDAMPINGAN ANAK DALAM PEMBELAJARAN DARING DIMASA PANDEMI COVID 19





Oleh Alvita Ayu Rosalia
Universitas Widyatama

Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) pertama kali ditemukan di kota Wuhan, China pada akhir Desember 2019. Virus ini menular sangat cepat dan telah menyebar hampir ke semua negara, termasuk Indonesia.Hal tersebut membuat beberapa negara menetapkan kebijakan untuk memberlakukan lockdown dalam rangka mencegah penyebaran virus corona. Di Indonesia sendiri, diberlakukan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk menekan penyebaran virus ini. yang menyebabkan semua kegiatan yang dilakukan di luar rumah harus dihentikan sampai pandemi ini mereda. pemerintah memutuskan menerapkan kebijakan untuk meliburkan siswa dan mulai menerapkan metode belajar dengan sistem daring (dalam jaringan) atau online.

Sistem pembelajaran daring (dalam jaringan) merupakan sistem pembelajaran tanpa tatap muka secara langsung antara guru dan siswa tetapi dilakukan melalui online yang menggunakan jaringan internet. Guru harus memastikan kegiatan belajar mengajar tetap berjalan, meskipun siswa berada di rumah. Solusinya, guru dituntut dapat mendesain media pembelajaran sebagai inovasi dengan memanfaatkan media daring (online). Dengan adanya pembelajaran secara daring membuat beberapa mengalami rasa jenuh dalam melaksanakan proses belajar. Hal tersebut membuat para orang tua mempunyai peranan penting dalam mendamping dan membimbing anaknya dalam pembelajaran secara daring , hal ini bukan suatu yang mudah bagi orang tua.

Situasi saat ini, akan menuntut keterlibatan maksimal orang tua dan komunikasi yang lebih intens dengan guru dalam melaporkan perkembangan anaknya. Orang tua akan lebih aktif bekerja sama dengan guru saat mendampingi anak di rumah.Sebelum pandemic banyak orang tua yang tidak bisa mendampingi anaknya dalam proses belajar karena sibuk dengan pekerjaan, apalagi orang tua sibuk dengan pekerjaan yang tidak bisa selalu menemani anaknya belajar.

Berbagai kesibukan orang tua dapat menyebabkan kurangnya pemahaman tentang peran mereka sebagai orang tua dalam membimbing dan membimbing mereka dalam proses pembelajaran. Peran orang tua menjadi sangat penting ketika anak mulai bersekolah di rumah. Karena orang tua atau keluarga pada dasarnya adalah tempat pendidikan yang pertama bagi anak-anak.
Namun kenyataannya masih banyak dari orang tua yang tidak sadar akan tanggung jawab pada dunia pendidikan anak- anaknya. Mereka lebih banyak larut dalam aktifitas dan rutinitas yang dimiliki. Seolah menganggap bahwa pihak sekolah menjadi satu-satunya faktor yang menentukan prestasi anak-anaknya, tanpa menganggap bahwa mereka juga punya tanggung jawab di dalam pendidikan anaknya.
berikut beberapa peranan orang sebagai pendamping dan membimbing anaknya dalam proses pembelajaran yaitu sebagai berikut : 
    1. Membuat jadwal pembelajaran anak ,Tujuan pembuatan jadwal tersebut adalah untuk melatih mereka supaya tetap disiplin meskipun belajar daring.
    2. Menciptakan suasana belajar yang aman dan nyaman, ketika anak mulai bosan belajar di rumah, maka orang tua harus biasa menciptakan kondisi yang senyaman mungkin agar dia tetap bersemangat dalam belajar .Para orang tua juga harus selalu biasa mendampingi anaknya, meskipun hanya sekedar menanyakan pelajaran apa yang sudah dipelajari atau yang akan dipelajari. Membuatkan mereka jadwal belajar yang menarik dan unik agar mereka tertarik untuk belajar.
    3. Menyediakan peralatan belajar yang lengkap untuk anak. Memberikannya buku-buku pelajaran atau buku tulis yang menarikdan sesuai dengan minatnya. memberikan mereka peluang untuk mengembangkan bakat dan hobinya dalam belajar.
    4. memberikannya dukungan serta motivasi dan memberinya fasilitas dalam belajar. Hambatan atau kendala yang dialami para orang tua juga tidak sedikit. Seperti menghadapi kemalasan mereka yang setiap hari berubah-ubah. Sebagai orang tua, harus bisa melakukan kegiatan ekstra untuk tetap membuat anaknya bersemangat dan tidak bermalas- malasan. Maka adapun cara yang mereka lakukan adalah dengan selalu mendampingi mereka dan membantu setiap tugas-tugas yang mereka kerjakan.

    5. Membantu anak jika dalam kesulitan di dalam belajar , Mata pelajaran yang sulit pun juga harus bisa diatasi oleh para orang tua, seperti halnya mata pelajaran matematika. Dominannya karena mata pelajaran tersebut kebanyakan berhitung dan si anak terkadang tidak suka dan cepat bosan dengan hitunghitungan tersebut.
    6. Memberikan apresiasi anak , Banyak cara yang bisa dilakukan untuk membuat anak tidak malas dalam mengerjakan tugas-tugasnya, yaitu memberikan hadiah kepada mereka entah berupa uang, barang atau makanan. Hadiah itu merupakan tanda apresiasi atas penghargaan kepada anak karena ia telah menyelesaikan tugasnya dalam belajar serta mengerjakan tugasnya dengan baik.
    7. Mengingatkan anak juga sangat perlu dilakukan di setiap waktunya. Memberikan mereka pemahaman dalam belajar, agar tidak lalai dengan tugasnya sebagai seorang pelajar. Disinilah peran sebagai orang tua, sebagai seorang ibu yang harus memilikienergi super ekstra untuk menemani setiap tumbuh kembang anak. 
    Paling utama adalah bagaimana menjadikan mereka tetap disiplin meskipun belajar daring. Menjadikan mereka tetap mengerjakan setiap tugas- tugas sekolah online nya. Orang tua harus selalu mengawasi anaknya dan memberikan pengertian serta pemahaman agar selalu belajar.



    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar